Ads 468x60px

Kamis, 17 November 2011

Tipe- Tipe Transaksi E-Commerce




E-commerce sendiri berasal dari layanan Electronic Data Interchange (EDI) layanan EDI ini telah berkembang sedemikian pesatnya di negara-negara yang mempunyai jaringan komputer dan telepon. Jika sebelumnya kita telah sering menggunakan media elektronik seperti telepon, fax hingga handphone untuk melakukan perniagaan / perdagangan, sekarang ini, kita dapat menggunakan internet untuk melakukan perniagaan. Menurut E.Turban, E-Commerce memiliki beberapa jenis, yaitu :

1.  Business-to-business (B2B)
Baik pembeli maupun penjual merupakan organisasi bisnis. Volume kegiatan EC terbanyak ada pada jenis ini. Contohnya : Transaksi antar perusahaan melalui “Corporate Internet Banking”.
2.  Collaborative commerce (c-commerce)
Dalam c-commerce, sesama rekan bisnis berkolaborasi secara elektronik sepanjang mata rantai supply-nya. Atau dengan kata lain memungkinkan partner dagang mengakses data internal yang dapat menyatukan buyer, seller dan supplier dalam satu website. 
Contoh : Dealer Elektronik bekerjasama dengan Toko Glodok Elektronik dalam hal pemasaran melalui website-nya yaitu www.glodokelektronik.com dimana didalamnya terdapat menu variasi produk lengkap dengan harganya sehingga customer bisa langsung melakukan transaksi.

3.  Business-to-consumers (B2C)
Penjual sebagai organisasi dan pembelinya adalah para individu. B2C ini juga dikenal dengan nama e-tailing.
Contoh :
    BarnesandNoble.com, Gramedia Online dan Bukabuku.com yang menjual buku, software dan men-download lagu (music to individual consumers),
    Reservasi tiket melalui Lion Air pada www.lion-air.co.id dan lain-lain.

4.  Consumer-to-consumer (C2C)
Di sini seseorang menjual barang atau jasa kepada orang lain sama halnya dengan “customer to customer.”
Contoh : www.nebeng.com yaitu website yang menyatukan antara pemilik mobil dengan penumpang berdasarkan route perjalanan secara kolektif. Mekanismenya, pemilik mobil menyediakan kendaraannya untuk mengangkut penumpang yang memiliki route yang sama. Peran www.nebeng.com adalah sebagai fasilitator yang menyimpan data-data tentang pemilik mobil dan penumpang serta tarif yang dikenakan.

5.  Business-to-business-to-consumers (B2B2C)
Suatu bisnis menjual produk ke bisnis lain yang kemudian digunakan oleh konsumen individu.
Contoh : Smailing Tour yang menyediakan jasa Paket Wisata yang didalamnya termasuk tiket perjalanan dan penginapan di Hotel. Pihak Smailing Tour - Maskapai Penerbangan – Hotel melakukan kerjasama yang kemudian akan ditawarkan kepada konsumen.

6.  Consumers-to-businesses (C2B)
Konsumen bertindak sebagai perantara untuk menyediakan atau mencarikan produk yang diperlukan  oleh pengguna jasa atau barang.
Contoh : Jasa Konsultan Pajak Pribadi yang di sewa suatu Perusahaan untuk menangani dan memberikan advice atas pembayaran pajak Perusahaan melalui                e-SPT.

7.  Intrabusiness (intraorganizational) commerce
Di sini organisasi menggunakan E-Commerce secara internal dalam suatu perusahaan untuk kegiatan operasionalnya. Pada bagian ini juga terdapat aplikasi yang dikenal dengan nama business-to-its-employees (B2E) dimana perusahaan menyediakan barang dan jasa kepada karyawannya sendiri.
Contohnya : Pemakaian software untuk meng-update pemberian pinjaman dari Perusahaan kepada Karyawannya sehingga data mengenai jumlah pinjaman, jatuh tempo pembayaran dan saldo dapat diketahui secara on-line.
    
8.  Government to citizens (G2C) and to others
Pemerintah menyediakan pelayanan teknologi EC kepada masyarakat. Pemerintah juga dapat menjalankan bisnisnya dengan unit pemerintahan lainnya (G2G) atau dengan pelaku bisnis (G2B).
Contoh : Pembayaran pajak dari para Wajib Pajak kepada Negara secara online.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar